Oh wow…

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan, investasi apa yang menguntungkan dan aman?

Investasi apa yang cocok dengan uang 200 juta?

Saya punya uang 50 juta sebaiknya investasi apa?

invest apa

Terus jawabannya?

Investasi yang baik adalah investasi yang anda yakin akan untung, kemudian setelah mengeksekusinya anda beneran untung.

Aturan pertama dari Investasi adalah never lose money. Jangan sampai rugi.

Jadi, jangan investasi di hal yang bakal rugi. Entah itu saham, rumah, emas, usaha dsb.

Hah, malah bingung saya. Trus jadinya investasi apa yang bagus?

Nah, jika anda tidak yakin dengan “sesuatu” maka jangan investasi di hal tersebut. Jika pun iya, maka cukup sedikit saja. Jangan semua-semua anda investasikan ke sesuatu tersebut jika tidak paham.

Karena mengembalikan kerugian bukan hal yang mudah. Maka belilah sesuatu yang anda yakin harga jualnya 99% akan melebihi harga belinya, alias menguntungkan.

Kesalahan boleh terjadi, sebagai pengalaman dan pegangan untuk tindakan berikutnya. Tetapi jangan sampai kesalahan anda membuat tidak bisa bangkit lagi.

Kalau Kamu Sendiri Gimana?

Kalau saya pribadi ya tidak akan fanatik-fanatik amat dengan model investasi apapun. Kalau harga emas lagi baik, ya saya beli emas. Kalau harga saham lagi bagus, ya beli saham. Kalau harga tanah OK, ya beli tanah. Kalau bisa bikin usaha yang laris, ya bikin. Kalau semua-semua sedang ga bagus ya deposito aja.

Intinya, sesuai dengan prinsip ekonomi. Raih keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya.

Sebagai gambaran, portofolio investasi saat ini sedang banyak di Reksadana Pasar Uang yang ratenya nett 7% pertahun.

Masih lumayan diatas IHSG (saham) yang stagnan. Saham stagnan karena memang dunia usaha sedang stagnan. Dan harga saham sudah kemahalan (menurut saya) untuk saat ini. Belum sesuai performa.

Untuk emas, saya tidak begitu suka. Karena harga beli kita, dan harga jual kita, kena fee buyback yang kira-kira 10%. Artinya, ketika kita beli emas seharga 500.000 maka jika hari itu kita jual lakunya hanya 450.000. Rugi 10% seketika.

Untuk tanah, saat ini belum punya, merasa belum paham saja, dan eman-eman uangnya besar. Likuiditas terbatas. Jual tanah lakunya bisa berbulan bahkan bertahun-tahun.

Kalau usaha, ya tentu saja masih tertantang. Tetapi tidak ingin idealis. Yang penting ada pasar, ada yang beli, ya sudah, jual saja. Tidak perlu produknya sempurna atau jadi impian. Sangat belum mengerti apa-apa tentang usaha. Butuh banyak pelajaran, dan mungkin… mentor. Modalnya juga tidak sedikit, dan jika rugi lenyap alias tak bersisa. Karenanya lebih “takut” untuk usaha.

Intinya?

Investasi bertujuan profit. Sehingga apa yang menurut anda sekalian paling memberikan profit, masuklah kesitu. Tidak perlu sama dengan orang lain. Anda yang paling mengerti peluang disekitar anda.

Tapi juga hati-hati terhadap tipuan-tipuan disekitar anda. Sesuatu yang too good to be true, seringkali not true.

Jika anda pemula,

Saran konkrit saya, taruh uang anda di Reksadana Pasar Uang (RDPU). Yang bisa anda beli di ipotfund, bareksa, atau panin asset management, serta schroeder asset management dikota anda.

Hasil yang diharapkan adalah 7% setahun, nett. Lebih tinggi dari deposito, yang masih dipotong pajak. Lebih tinggi dari obligasi yang juga masih dipotong pajak.

Selain itu RDPU juga dapat anda cairkan dananya dalam 3-7 hari. Tidak berjangka seperti deposito maupun obligasi.

Pilih RDPU yang baik performa dan kepercayaannya.

Advertisements
Ekonomi Sehari-hari

Investasi, sebaiknya Kemana?

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan, investasi apa yang menguntungkan dan aman?

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s