Dokter

USG saat Hamil

Ultrasonografi atau USG sudah sering didengar, dan dilakukan. Harapan pasien/bunda sekalian tentu saja USG menjadi hal ampuh untuk mengetahui semua yang ada pada janinnya.

Bunda-bunda dan calon bunda sekalian mungkin sudah sering mendengar atau bahkan di USG. Seringnya untuk melihat hamil atau tidak, jenis kelamin, kondisi debay sehat, lengkap atau tidak. Berikut sedikit saya rangkum, apa yang bisa dilihat USG pada kehamilan. Setiap usia kehamilan, memberi hasil yang berbeda.
Nah, sebenarnya apa saja yang bisa dilihat dengan USG?

1. USG Awal kehamilan

Beberapa ibu hamil mempunyai pilihan untuk USG nanti-nanti saja, saat sudah hamil tua. Misal, ingin kejutan atau alasan lain. Tetapi sebenarnya USG awal kehamilan diperlukan, karena ada hal-hal yang lebih akurat diperiksa saat ini. Maksimal dilakukan sebelum 15 minggu kehamilan. Setidaknya satu kali ya bund.

Apa yang dilihat?

  • usia kehamilan dengan akurat. Yup, pada usia inilah anda bisa bertanya dan mendapat info paling akurat, kapan perkiraan bayi anda lahir, berapa usia bayi anda saat ini.
  • viabilitas atau kesejahteraan janin anda. Tentu saja bukan organ lengkap yang dilihat, karena bisa jadi belum sempurna, tetapi gerakan dan denyut jantung mulai terlihat setelah 8 minggu atau 2 bulan usia kehamilan
  • jumlah bayi, apakah satu (normalnya), kembar atau lebih dari dua.
  • beberapa ketidaknormalan janin (tidak semua) dapat dilihat. Diantaranya kecurigaan Down Syndrome pada usia 10-14 minggu
  • Posisi janin didalam atau diluar rahim

Nah, jadi itu yang bisa dilihat di USG Awal Kehamilan. Oh ya, di USG Awal akan lebih akurat menggunakan USG Transvaginal dibandingkan Abdominal (perut).

Catatan untuk dokter (termasuk saya pribadi). Di usia <13 minggu, usia kehamilan paling akurat menggunakan CRL, setelah lewat 13 minggu menggunakan BPD, HC atau FL

2. USG 20 minggu kehamilan

Yup. Inilah mungkin saat yang ditunggu-tunggu. Setelah kehamilan berusia tepat 20 minggu atau setidaknya 19-21 minggu, maka organ telah terbentuk sempurna. Sehingga dapat dilakukan survei janin dari kepala sampai kaki. 50% kelainan pada janin, dapat dideteksi saat usia kehamilan 20 minggu. Tidak 100% ya… Artinya, jika ternyata dari Scan USG 20 minggu janin anda dikatakan sehat dan normal, maka ada sedikit kemungkinan kenyataannya tidak normal.

Seringnya kondisi bayi itu sehat dan normal. Sesuai harapan orangtuanya. Tetapi terkadang, ada janin yang memiliki masalah. Sekitar 97% bayi akan normal, kelainan minor dan 3% memiliki kelainan mayor.

Apa yang dilihat? (Lebih banyak tentu saja)

a. Usia kehamilan diukur kembali.

Catatan untuk saya: BPD, HC dan FL adalah tiga hal yang dipakai, AC optional

b. Normalitas janin

Catatan untuk kami:

  • kepala: bentuk, struktur dalam: cavum pellucidum, cerebellum, ukuran ventrikel <10 mm
  • tulang belakang
  • bentuk abdomen dan isinya sesuai level ketinggian, juga renal dan umbilikus
  • renal pelvis <5 mm AP
  • axis longitudinal – diafragma dan kandung kencing
  • dada, fourchamber view
  • lengan – tiga tulang, tidak bisa menghitung jari
  • kaki – tiga tulang, tidak bisa menghitung jari

Kelainan yang dapat dilihat pada usia 20 minggu

  • nuchal pad, normalnya <5 mm
  • ventrikulomegali (normalnya kurang dari 10 mm)
  • Echogenic bowel, seperti tulang echogenic nya.
  • Bentuk kepala. 
  • Sisterna magna (normal 5 mm
  • short femur/humerus
  • talipes
  • sandal gap
  • clinodactyly
  •  clenched hand
  • two vessel cord

c. Kadang-kadang dapat diperiksa tambahan. Yaitu aliran darah jantung, wajah,dan bibir.

Untuk orangtua, bunda-bunda dan ayah sekalian, dibawah ini ada daftar kelainan bayi mayor yang bisa dilihat saat USG:

  • Spina bifida. Tidak menutupnya tulang belakang. Kemungkinan terlihat melalui USG 90%
  • Anencephaly. Tidak adanya tulang kepala. 99% dapat terlihat.
  • Hydrocephalus. Kelebihan cairan otak. 60% dapat terlihat.
  • Kelainan mayor jantung, hanya 25% yang terdeteksi lewat USG
  • Hernia diafragma. Lubang dibatas antara dada dan perut. 60% terlihat.
  • Exomphalos dan gastroshcisis. Lubang pada dinding perut, menyebabkan isi perut berada diluar tubuh. 90% terlihat.
  • Masalah ginjal mayor. Tidak adanya ginjal, atau abnormal. 85% dapat terlihat.
  • Masalah tulang kaki dan tangan (bukan jari). Tidak ada tulang, atau tulang pendek. 90% terlihat. Jari-jari tidak dapat terlihat dengan USG secara pasti.

Tambahan:

  • Cerebral palsy dan Autisme tidak dapat dilihat dengan USG. Sama sekali.
  • Sindrom Down. Kadang bersamaan dengan kelainan jantung dan usus. 40% dapat terlihat.

Kemudian, untuk jenis kelamin tidak selalu dapat terlihat. Jika terlihat akurasinya mencapai 95%. Jika anda mendapati kelainan pada USG, janganlah panik, mengingat akurasinya yang tidak 100%. Terkadang diperlukan USG atau Scanning ulang.

Catatan: USG pada akhir kehamilan, tidak saya ulas pada artikel kali ini, karena berbeda tujuan. USG pada akhir kehamilan terutama untuk menyiapkan persalinan, kurang akurat dan kurang tepat serta mungkin terlambat untuk melihat kelainan janin.

sumber: RCOG guideline

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s