Ekonomi Sehari-hari

Hutang lagi, kapan lunasnya?

Indonesia hutang luar negeri mencapai 3000 T. Alias 25% dari GDP.

Topik yang berat yah?

Memang. Tapi akan lebih ringan ketika tau ternyata semua negara berhutang. Bahkan dunia berhutang.

Huff… ini semua karena Om John Maynard Keynes. 

Ahli ekonomi yang bertentangan dengan Pakdhe Adam Smith.

Gimana sih bedanya mereka berdua?

Situasi

Di sebuah jalan tol, mobil melaju dengan kecepatan rata-rata. Minimal 60 km perjam. Maksimal 80 km perjam. Lajunya lancar. Inilah kondisi ekonomi sehari-hari. Lancar.

Kemudian ada musibah. Semisal pohon jatuh. Inilah pemicu krisis ekonomi

Musibah selalu terjadi. Tetapi bagaimana mengatasinya?

Cara Om Adam Smith.

Pohon jatuh menutupi jalan. Mobil macet. Inilah krisis ekonomi. Aktivitas berhenti. 

Om adam smith akan menggalakkan semua orang turun dari mobil lalu bersama-sama menyingkirkan pohon dari jalan.

Kelebihan:

Tidak keluar uang untuk singkirkan pohon. Apa adanya

Kelemahan:

Lama selesainya. Bisa juga ga selesai. Om Adam percaya masalah akan selesai dengan sendirinya. Hanya masalah waktu saja.

Cara Om Keynes

Om Keynes akan bikin kebijakan. Ada polisi patroli dijalan tol, dan ada truk derek. Yang dibayar oleh semua pengguna jalan. Ada uangnya ataupun tidak. Kalau ga dibayar, ya ga akan mau patroli, apalagi derek.

Ketika pohon jatuh, langsung polisi patroli tau. Telf derek, angkut pohon. Selesai. Macet hilang, mobil jalan lagi. Ekonomi jalan lagi.

Kelebihan:

Semua masalah selesai dengan cepat

Kekurangan:

Harus bayar derek dan patroli. Sudah terlanjur dinikmati jasa patroli dan derek. Jika tiba-tiba ga ada uang untuk bayar mereka, gimana? Hutang.

Jadi…

Negara kita dan Negara lain seluruh dunia sedang hutang. Hutang pada masa depan.

Hutangnya gede banget, ga bisa dibayar.

Suatu hari utang ini akan diikhlaskan (bail out) karena saking besarnya. Saat itulah semua jadi 0-0. Kaya lebaran.

Itulah saat puncak krisis. Dimana tukang derek dan patroli mogok. Keadaan kacau.

Tapi…

Yang kita ga tau adalah kapan itu terjadi. 

Advertisements
Standard
Ekonomi Sehari-hari

Jika Saya Perencana Keuangan Awkarin, ini Advice saya..

Hubungan perencana keuangan dan Awkarin…


Background

Kita melihatnya dari sudut keuangan. Banyak yang akan aw aw melihat kisah awkarin.

Banyak heboh-heboh terhadap kelakuannya. Tetapi senegatif apapun kelakuannya, banyak yang follow dan mengidolakannya. 

Dengan follower yang banyak, ada dua fakta tersaji:

  1. Banyak orang (terutama yang seusia) sependapat dengannya. Terbukti followernya jutaan.
  2. Monetisasi ketenarannya. Penghasilan mendadak melonjak.

Dari beritagar.id dan media lain ada beberapa yang didapat:

  1. Usia Awkarin 19 tahun saat ini
  2. Penghasilan Awkarin disini dikatakan 32 juta untuk dua hari endorse. Dalam sebulan? 400-500 juta.

Plan!

Kita tau, sesuai hukum alam dan ekonomi. Artis, atlit, seleb beda dengan PNS.

Selebgram seperti Awkarin tak jauh beda. Masa puncaknya tidak lama. Bisa 5-10 tahun menghasilkan seperti sekarang sudah bagus banget.

Kompetisinya berat euy, akan muncul Awkarin-Awkarin baru.

Mari kita kumpulkan data:

  1. Awkarin ingin jadi orang berpengaruh. Dan bersenang-senang terus selamanya
  2. Penghasilannya setahun bisa mencapai 4-5 M.
  3. Usia saat ini 19 tahun, meninggal usia 80 tahun (normalnya, secara statistik). 
  4. Akan redup ketenaran saat usia 24 tahun. (Ini asumsi saja. Bisa salah)

Karena sadar akan hal ini, Awkarin datang kesaya, ingin di plankan keuangannya. Biar bisa bahagia selamanya.

Eksekusi:

Jika saya jadi perencana keuangan Awkarin saya akan menasehati:

  1. Pengeluaran cukup 20% saja rin. 1 M setahun, alias 80 juta sebulan. Cukup kan Rin?
  2. Yang 80% alias 4 M di investasikan. Bisa di reksadana, emas, properti, startup, brand clothing, unitlink, atau apa lah yang Karin suka. Dan anggap aja naik 10% setahun.
  3. Konsisten seperti ini kira-kira pas Karin usia 24, dana tadi jadi 24 M.
  4. Dana yang 24 M tadi, cukup Karin ambil 5% setahun. Sekitar 1,2 M lah ya setahun. Sisanya biarkan, dilanjutkan disitu aja. Biarkan setiap tahun naik 10%. 
  5. Nah, udah deh. Walaupun nanti ga laku lagi pas usia 24 tahun tetep bisa hura-hura selamanya sampai tutup usia. (Moga-moga sih laku terus ya)

Alternatif

Jika tidak melakukan plan diatas, dan tetep hura-hura doang. Ya tergantung banget sama faktor laku apa enggak.

Kalau laku terus sih gapapa. Tapi kalo ga laku lagi (yang tentu saja bisa terjadi), masak mau nangis.

Sudah banyak denger berita, artis bangkrut karena ga laku lagi kan? 

Sekian Rin. Oh ya. Jasa manajemen asset saya 2% pertahun rin. Khusus kamu saya diskon, 1% aja pertahun.

Standard